HEPATITIS
Hepatitis virus akut merupakan suatu masalah kesehatan
masyarakat yang penting tidak hanya Amerika Serikat tetapi juga diseluruh
dunia. The Centers for Disease Control and Prevention (CDC) memperkirakan setiap
tahun sekitar 300.000 Infeksi virus
hepatiti B di Amerika Serikat. Walaupun mortalitas penyakit hepatiti rendah,
faktor morbiditas yang luas dan ekonomi yang kurang memiliki kaitan dengan
penyakit ini.
Telah ditemukan 6 atau 7 kategori virus yang menjadi agen
penyebab :
11.
VIRUS HEPATITIS A
22.
VIRUS HEPATITIS B
33.
VIRUS HEPATITIS C
44.
VIRUS HEPATITIS D
55. VIRUS HEPATITIS E
66.
HEPATITIS F
77.
HEPATITIS G
Walaupun virus virus ini dapat dibedakan berdasarkan
antigeniknya, namun menimbulkan penyakit yang serupa secara klinis da berkisar
dari infeksi subklinis asimtomatik hingga infeksi akut yang fatal.
- Hepatitis A
Penyakit hepatitis A yang ditularkan biasanya adalah lewat makanan, air, peralatan makan, mainan, dan jga benda-benda lainnya yang terkontaminasi dengan feses, dan paling utama adalah akibat kondisi tangan yang kotor. Pencegahan dari penyakit hepatitis A adalah mencuci tangan setelah dari kamar mandi atau juga setelah mengganti popok bayi. Gejala dari hepatitis A yang biasanya muncul adalah 2-6 minggu setelah terpapar virus dalam hitungan beberapa hari atau minggu gejala tersebut akan hilang. Tetapi, rasa lelah bisa berlangsung selama beberapa bulan seiring dengan penyembuhan didalam hati. Kemungkinan untuk sembuh secara total juga bisa memakan waktu selama beberapa bulan. Penyakit hepatitis A biasanya tidak merusak hati dengan permanen. Tetapi komplikasi fatal dan serius juga bisa saja terjadi. - Hepatitis
B
Jenis penyakit hepatitis B merupakan jenis yang paling serius dan penularannya adalah lewat darah dan juga cairan tubh, kontak seksual, serta jarum suntik yang sudah terkontamiinasi yang digunakan untuk infus, juga ditularkan lewat kontaminasi jarum yang digunakan untuk membuat tatto, akupuntur, dan juga tindik atau piercing. Gejala penyakit hepatitis B yang dasarnya juga hampir sama dengan bentuk dari penyakit hepatitis yang lain.Gejala yang muncul dalam waktu 2-3 bulan setelah itu. Dan selama rentang iini, maka jenis penyakit hepatitis B menjadi sangat menular. Vaksinasi hepatitis dan melakukan imunisasi dapat membantu mencegah terjadinya penyakit ini. Sekitar 10% dari penderita hepatitis B biasanya akan berubah menjadi kondisi kronik, dan inflamasi atau peradangan jangka panjang dalam beberapa kasus juga akan menyebabkan terjadinya erusakan hati yang lebih ekstensif lagi, dan bahkan menyebabkan sirosis hati.
- Hepatitis
C
Jenis penyakit hepatitis C merupakan salah satu jenis penyakit hepatitis yang ditularkan sebagian besar lewat transfusi darah dan juga jarum suntik yang digunakan untuk infus. Dan juga bisa ditularkan lewat kontak seksual atau juga lewat kontaminasi dengan jarum yang sering dipergunakan untuk bertato,, akupuntur, dan juga tindik telinga. Gejala yang kmeungkinan muncul 1-10 munggu setelah terpapar. Dan gejala yang sering kali tidak parah dibandingkan dengan penyakit hepatitis A dan B, dan selain itu jaundis juga tidak akan muncul. Jaundis adalah sakit kuning, kondisi tubuh dan bagian selaput mata menjadi kuning. Seperti jenis penyakit hepatitis yang lain, resiko berubah menjadi hepatitis kronik bisa saja terjadi. Sampai saat ini ada sekitar 2% penerima transfusi darah yang dapat beresiko mendapatkan penyakit hepatitis C. Tetapi, penapisan sudah bersedia dalam mendeteksi penyakit hepatitis C pada donor darah.
No comments:
Post a Comment